Laporan Hasil Observasi
Kelas X-MIA 4
(Khusnul Ratna
Sari/15/X-MIA 4)
Laporan hasil observasi ini
menggambarkan kelas X-MIA 4 yang damai dan tenang. Setiap anggota dari kelas
X-MIA 4 sangat ramah dan menyenangkan. Dulu saat pertama kali masuk kelas X-MIA
4 aku pernah berfikir kenapa aku tidak satu kelas dangan teman-teman SMP tetapi
itu waktu dulu belum mengenal anak-anak X-MIA 4 setelah aku tahu anak X-MIA 4
seru dan menyenangkan aku menjadi bahagia dan menganggap mereka sebagai
keluargaku sendiri. Sebelum kita bertemu
di kelas X-MIA 4 kita dulu waktu MOEWK di jadikan satu kelas dengan teman=teman
yang lain yang mengaggap bahwa kita sudah satu kelas ternyata tidak. Disitu
juga kita sudah mulai nyaman satu sama lain. Tetapi alhasil kita dioplos atau
ditukar lagi hingga menjadi kelas X-MIA 4. Sebelummenjadi dan bersatu kita juga
melewati masa dimana kita diujiatau dites untuk masuk jurusan IPA ataupun
jurusan IPS. Dan jadilah kita X-MIA 4
yang damai danselalu menjaga kekompakkan kita. Banyak ragam yang dimiliki oleh
anak X-MIA 4. Contohnya hobi kita yang beragam, kebiasaan, dan kemampuan kita.
Pada awal masuk kita masih malu-malu satu
sama lain. Kita masih belum mengenal dan masih sungkan untuk berkenalan. Namun
lama-lama kita saling berkenalan saling bercanda-bercanda dan merasakan setiap
situasi di kelas X-MIA 4 dengan saksama. Banyak hobi yang dimiliki oleh anak
X-MIA 4 contohnya adalah hobi bermain sepakbola, hobi mendengarkan musik, hobi
memainkan alat musik, hobi membaca, hobi menulis dan masih banyak lagi. Namun
hal yang menjadi hobi di kelas X-MIA 4 adalah membaca dan mendengarkan musik.
Sebagian besar anak X-MIA 4 hobi dengan membaca. Contohnya membaca buku tentang
sejarah dunia, Indonesia maupun sejarah islam. Tapi ada juga hobi membaca
novel. Novel adalah buku non fiksi yang menceritakan sebuah kehidupan nyata
maupun tidak nyata yang mengandung unsur moral. Dalam membaca dapat
meningkatkan konsetrasi yang tinggi dibandingkan dengan siswa yang kurang
tertarik membaca buku.
Selain perbedaan dalam hobi. Anak-anak
X-MIA 4 juga memiliki kompetensi yang berbeda-beda. Contohnya dengan anak-anak
yang berkompetensi dalambidang eksak ada juga yang berkompetensi dalambidang non eksak. Mereka
yang berkompetensi dalam bidang eksak sangat menyukai mata pelajaran
matematika. Saat ada amata pelajaran matematika langsung menjadi sangat
berkonsentrasi dan sangat memperhatikan begitu juga dengan anak-anak yang lain.
Sedangkan anak-anak yang menyukai dalam bidang non eksak mereka lebih bisa
berbicara didepan umum. Dan setiap kemampuan dan yang dimiliki anak-anak juga
berbeda. Tetapi walaupun kita berbeda dalam kompotensi kita tetap berusaha
untuk menjaga keutuhan yang sudah kami ciptakan.
Ada juga perbedaan pekerjaan orangtua.
Pekerjaan orangtua kelas X-MIA 4 kebanyakan adalah PNS. Seperti guru, camat.
Tapi ada juga yang orangtunya bekerja sebagai perawat disebuah rumah sakit di
Kota Magelang.
Anak-anak X-MIA 4 juga memiliki
cita-cita disetiap individunya. Kita memiliki cita-cita yang harus kita capai
untuk membahagiakan dan membanggakan orangtua kita. Cita-cita yang dimiliki
juga beragam mulai dari guru, dokter, dosen, TNI, Polri, pramugari, psikolog
dan lain-lain. Maka dari itu kita belajar dengan sungguh-sungguh untuk
menggapai cita-cita kita. Karna untuk menuju sukses kita membutuhkan proses
yang penuh makna. Kita membutuhkan hasil yang maksimal tapi bukan hasil yang
kita butuhkan tetapi sebuah pengalan dalam perjalanan itu. Hasil adalah bonus kita dalam
menjalankan tugas kita dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Sebab
itulah kita belajar dan bersekolah. Untuk
mendapatkan ilmu sebagai bekal kehidupan kita nanti saat dewasa. Tapi
disinilah pengalaman hidup kita menjadi lebih.
Begitulah laporan hasil observasi saya
di kelas X-MIA 4. Terimaksih
Teks ini kurang bagaimana pak?
BalasHapusAtau sudah cukup memuaskan?