Minggu, 06 Desember 2015

My Story



Cerita Cinta Yang Seharusnya Tidak Terjadi
(Khusnul Ratna Sari/15/X-MIA 4)
Disetiap derap langkahkuu aku selalu terbayang akan senyumanmu yang menawan, walaupun disetiap derap langkahmu belum bahkan tidak sepercikpun memikirkanku. Namun, aku sadar akan hal itu. Kenapa hal seperti itu bisa terjadi sebab dia adalah orang yang selalu aku kagumi dan selalu aku puja-puja. Dan asalkan engkau tau aku rela menahan semua rasa yang aku rasakn kepadamu entah itu rasa sakit ataupun rasa senang. Engkau bahkan tidak tahu bahwa aku mengagumimu. Betapa bodohnya aku yang mengagumi tanpa engkau ketahui. Tetapi betapa beruntungnya aku yang bisa duduk bersama tanpa engkau tau bagaimana rasanya saat duduk disebelah orang yang dikaguminya.
Disetiap kelakuanmu aku selalu memperhatikan bukan karna aku menyangimu tapi akuperhatian kepadamu. Disetiapa ucapanmu aku selalu mendengar bahwa kata-katamu adalah kata-kata yang indah yang memang sudah dirangkai untuk sebuah kalimat yang indah dan penuh makna. Tanpa engkau meminta aku sudah datang untuk berada dibarisan paling depan untuk mendengarkan kata-kata yang indah dari mulutmu itu. Banyak orang yang berkata bahwa engkau memang  baik dan ramah tetapi disisi lain engkau sangat memperlihatkan cara bagaimana engkau mendekati seseorang tanpa engkau mikirkan perasaan orang yang mengagumimu. Melihat hal itu aku sangat berfikir dengan cerdas harus memutar otak sedemikian rupa agar aku tidak meraskan sakit yang berkepanjangan karna hal itu hanyalah perasanku saja yang terlalu berlebihan menyikapi dari tingkah lakumu.Tanpa aku sadari aku sudah membuang waktu untuk orang yang jelas-jelas tidak menganggapku sebagaiorang spesial dihidupnya. Mungkin aku hanya dianggapnya seorang teman dan keluarga tidak lebih. Tetapi hal itu sangat terbalik dengan keinginanku. Ya... namun aku sadar setiap orang bisa memilih sesuka apa yang dia mau. Dan setiap orang juga dengan bebas menjatuhkan pilihan kepada orang yang menurutnya cocok untuk melengkapi hidupnya.
Tanpa datangnya dia aku juga masih bisa bahagia dengan teman dan sahabatku yang selalu menghibur,mendukungku dan menasehatiku disaat aku akan melakukan hal yang mungkin itu salah.
Asalkan engkau tahu bahwa menunggu untuk engkau sadar bahwa disini aku mengagumimu sangatlah hal yang cukup sulit bagiku. Karena itu adalah hal yang mustahil untuk engkau membalas sayangku. Mungkin engkau lebih memilih teman wanitamu yang itu dibandingankan aku. Dan itu aku sudah menyadarinya. Sedangkan aku hanya berani mengagumi dan melihat kebahagianmu dari kejauhan dengan berkata dalam hati “ Andai yang bisa membuatmu tertawa dan bahagia adalah Aku “

1 komentar: